Tips Menjawab Soal SNMPTN Tipe Pilihan 1,2,3,4

Kelas XII SMA adalah waktu dimana saya dulu merasakan perjuangan yang dahsyat (agak berlebihan). Selesai menempuh Ujian Nasional, ada hal yang harus dipersiapkan lebih matang lagi karena menyangkut masa depan. Yupz, SNMPTN {Saringan Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri}(dulu waktu jaman saya masih SPMB {Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru}). Tes jenis ini masih menjadi pilihan favorit bagi pemburu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Salah satu alasannya mungkin bagi beberapa orang termasuk saya adalah biaya ketika kuliah bagi yang masuk melalui SNMPTN lebih murah dibanding dengan mahasiswa yang masuk melalui jalur lain.

Pintar saja belum cukup untuk lulus SNMPTN. Perlu strategi agar dapat memasuki PTN favorit melalui SNMPTN. Salah satunya adalah bagaimana menyelesaikan soal-soal secara cepat dan benar. Tipe pilihan pada soal SNMPTN tidak semuanya berbentuk pilihan jamak (A, B, C, D, dan E), tapi ada juga soal yang berbentuk sebab-akibat dan soal pilihan 1, 2, 3, dan 4. Untuk bentuk soal yang terakhir ini ada tips agar penyelesaiannya menjadi lebih cepat.

Berikut ini saya kutip petunjuk untuk tipe soal yang jawabannya berbentuk pilihan 1, 2, 3, dan 4.

Jika soal berbentuk pilihan 1, 2, 3, dan 4 maka pilihlah:
(A) Jika pernyataan 1, 2, dan 3 benar
(B) Jika pernyataan 1 dan 3 benar
(C) Jika pernyataan 2 dan 4 benar
(D) Jika pernyataan 4 saja yang benar
(E) Jika semua pernyataan benar

Langkah terpendek untuk menjawabnya adalah sebagai berikut:

  • Cek kebenaran untuk pernyataan 4. Jika ini benar berarti kemungkinan pilihannya (C), (D), atau (E). Namun apabila pernyataan 4 salah, kemungkinan pilihannya adalah (A) atau (B). Untuk itu, lanjutkan dengan mengecek kebenaran pernyataan 2.
  • Cek kebenaran pernyataan 2. Apabila pernyataan 4 dan 2 benar, maka kemungkinan pilihannya (C) atau (E). Apabila pernyataan 4 benar sedangkan pernyataan 2 salah, sudah pasti pilihannya adalah (D). Apabila 4 salah sedangkan 2 benar, kemungkinan jawabannya adalah (A) atau (B). Apabila pernyataan 4 dan 2 keduanya salah, maka sudah pasti jawabannya (B). Masih perlu cek sekali lagi pernyataan 1 atau 3 (salah satu saja).
  • Cek pernyataan 1 atau 3 (salah satu saja). Apabila 4, 2, (1 atau 3) benar, maka sudah pasti pilihannya (E). Apabila 4 benar, 2 benar, (1 atau 3) salah, sudah pasti jawabannya (C). Apabila 4 salah, 2 benar, (1 atau 3) benar, sudah pasti jawabannya (A).

Mungkin bagi Kamu yang kreatif, ada cara yang lebih sederhana lagi. Boleh dishare di sini kalau Kamu punya cara lain.

Posted in Belajar | Leave a comment

Jadi Pedagang yang Jujur

Lagi-lagi ketipu sama PKL yang nongkrong di trotoar. Sekarang kejadiannya di depan pasar baru. Saya waktu itu lagi nemenin ortu pacar saya. Sementara pacar saya dan temennya belanja di pasar baru, Bapaknya mau jajan soto di tempat sekitar pasar baru. Ternyata beliau pernah jalan2 ke Bandung dan pernah makan soto di sana. Katanya soto di sana enak. Saya temenin tuh, tapi ternyata tempatnya dah tutup.

Udah aja, kita jalan-jalan lagi dengan harapan bisa dapetin alternatif makanan lain. Nah di trotoar depan pasar baru tuh banyak banget berjejer makanan, kebanyakan jual baso dan aneka minuman. Waktu itu diputuskanlah untuk beli mie ayam saja. Rese banget orang-orang di sana pada nawarin sambil agak maksa gitu. Sampe akhirnya kami tanya tuh ke yang nawarin, “di sini ada mie ayam?” dia jawab “ada, sok duduk aja”. Saya agak gak percaya dengan omongan orang tadi. Dah jelas-jelas tulisan di gerobaknya gak ada tulisan “MIE AYAM”. Tapi, mungkin aja walopun gak ditulis dia tetep jual.

Kami duduk sambil nungguin pesenan dateng. Eh, yang dapet malah baso isi ceker ayam. Dah jelas itu bukan mie ayam. Bapak pacar saya sempet bilang ke pedaganngnya, “ini bukan mie ayam”, Eh si pedagangnya tetep maksa mengklaim itu mie ayam. Emang kita bodoh, apa. Ya sudahlah makan aja, tanggung sudah disajikan. Ternyata dugaan saya salah. Dia emang gak jual mie ayam, tapi ngaku-ngaku jual mie ayam biar kami beli dan dia dapet duit. Dia udah bohong sama kami. Inget ya Bang, BOHONG tuh DOSA.

Dagang yang bener tuh gak kayak gitu. Itu sama saja dengan menipu. Kalo gak jual mie ayam, bilang aja gak jual. Sekalian bantuin tunjukkin dimana pedagang mie ayam.

Walopun begitu, masih banyak pedagang yang jujur di dunia ini. Semoga Allah menambahkan rejeki bagi orang yang menjaga kejujurannya.

Posted in Catatan, Kuliner | Leave a comment

Dapet Surat dari Google

Setelah menunggu selama tiga minggu sejak saya dapet $10 dari adsense, akhirnya dapet juga surat yang berisi PIN dari google. Seneng rasanya dan ada sedikit bangga. Saya udah pesimis awalnya karena tidak kunjung dapet surat dari google ini. Ini merupakan awal bagi saya untuk terus berjuang mendapatkan penghasilan dari konten yang saya buat di blog.

Sekadar share niy bagi yang punya niatan pengen dapet duit dari internetan. Penghasilan dari internet tuh lumayan lho kalau dikerjakan secara serius. Tapi beberapa orang ada yang salah kaprah dengan hal ini. Beberapa orang memulai blog dengan niat pengen dapet duit. Jadinya blognya penuh dengan intrik. Padahal, yang penting adalah sediakan terlebih dahulu konten yang bermanfaat. Kalau orang suka dengan konten yang kamu sediakan, terus orang sering mampir di blog kamu, dengan sendirinya kesempatan untuk “menguangkan” konten kamu semakin besar.

Ngomong-ngomong soal penghasilan, pasti banyak orang pengen dapetin duit segede-gedenya. Itu bagus, karena memang hidup itu harus diperjuangkan. Tapi hidup bukan cuma untuk nyari duit. Justru, sebenernya kita nyari duit untuk hidup. Jadi ingat buku yang ditulis Aa Gym yang berjudul “Saya Tidak Ingin Kaya tapi Harus Kaya”. Banyak pekerjaan yang bisa memberikan kita duit banyak. Tapi semuanya butuh perjuangan. Tidak ada pekerjaan yang dengan mudah memberikan kita penghasilan besar tanpa usaha dari kita.

Posted in Internet | Leave a comment

Ketika Guru Diuji Murid

Bagi seorang guru, tanya-jawab yang terjadi antara guru-murid merupakan hal yang positif. Tanya-jawab tersebut menunjukkan bahwa siswa memperhatikan penyampaian guru. Kegiatan tanya-jawab juga menjadikan pembelajaran menjadi lebih interaktif. Guru bisa mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan dengan tanya-jawab. Dan masih banyak lagi manfaat dari tanya-jawab yang dilakukan di kelas.

Biasanya setelah menjelaskan, guru mempersilakan muridnya untuk mengajukan pertanyaan. Tentunya pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya. Beberapa siswa bertanya karena memang tidak mengerti. Ada lagi siswa yang bertanya karena dititipin pertanyaan oleh temennya. Tipe satunya lagi, ada murid yang bertanya seolah dia menguji kemampuan gurunya. Kalo menurut saya, semuanya wajar. Mereka punya cara tersendiri dalam bertanya. Kalaupun ada yang bertanya dengan niat menguji, mungkin dia ingin memastikan bahwa gurunya benar-benar kompeten sehingga kedepannya dia bisa percaya dengan penyampaian gurunya.

Posted in Catatan, Pekerjaan | Leave a comment

Beda Antara Toko Online dengan Forum Jual Beli

Sekarang urusan kehidupan sehari-hari bisa dilakukan dalam dua dunia. Dunia nyata dan dunia maya. Mau ngobrol, selain ketemu langsung bisa lewat chatting. Mau bikin album, tanpa repot2 ngeprint, bisa pake facebook. Mau baca-baca, tanpa harus beli koran/majalah/buku, bisa baca lewat e-book. Masih banyak lagi urusan lain yang bisa di-online-kan. Pembelajaran pun kini tidak hanya bisa dilakukan melalui tatap muka, tapi juga bisa melalui website, aplikasi interaktif, youtube, dan sebagainya. Sebagai contoh, salah satu website yang bisa dijadikan sumber pembelajaran adalah website ini. Satu hal lagi urusan manusia yang tidak akan pernah punah, yaitu jual-beli kini tidak hanya dilakukan di pasar atau di mall. Kini transaksi jual-beli bisa dilakukan di dunia maya. Jual-beli di dunia maya dikenal dengan istilah e-commerce. Nah, yang terakhir ini niy yang ingin saya obrolkan.

Sepengetahuan saya, e-commerce itu merupakan transaksi jual-beli yang dilakukan tanpa adanya tatap muka, tapi melalui media seperti telpon, email, atau website. Pada awalnya, yang saya ketahui, penyedia layanan e-commerce itu adalah produsen atau distributor. Toko online yang dibuat merupakan milik produsen/distributor dan barang-barang yang dijual merupakan milik produsen/distributor tersebut. Pada perkembangannya sekarang ini, bagi yang tidak mempunyai toko online sekali pun, tetap bisa berjualan secara online. Sekarang banyak bermunculan website yang memberikan jasa untuk mempertemukan penjual dan pembeli. Website ini dikenal dengan forum jual-beli. Yang pertama saya kenal adalah forum jual-beli yang dimiliki kaskus. Orang yang pengen jual barang, tinggal post aja informasi mengenai barang yang ingin dijualnya berupa foto, spesifikasi, harga, dan sebagainya. Nanti tinggal tunggu tanggapan dari pengunjung yang berminat untuk membeli produk yang dijual. Setelah deal, penjual dan pembeli tidak perlu pake website lagi. Tinggal mengatur apakah mau ketemu langsung atau melalui jasa pengiriman paket. Forum jual-beli dari kaskus ini hanya merupakan salah satu forum dari sekian banyak forum. Ada website/forum yang hanya menyediakan forum jual-beli saja seperti tokobagus.com dan berniaga.com. Keduanya merupakan website yang menyediakan jasa untuk promosi produk secara gratis. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh penjual yang ingin menjual barangnya dan pembeli yang membutuhkan barang yang diinginkannya.

Posted in Internet | 2 Comments

Nyari Uang di Internet

Anda beruntung kalau tersesat di post ini. Karena saya di sini tidak akan terlalu banyak memberikan angin segar yang berhubungan dengan judul post ini. Eits, tapi tunggu dulu. Jangan terburu-buru ditutup. Baca dulu sampe selese, baru kalo suka kasih komentar, kalau gak suka, tetep kasih komentar. Hehe, :-) . Kamu yang sangat terobsesi dengan nyari uang di internet biasanya suka terburu-buru mengambil langkah, bahkan kalau ada yang instan, langsung ambil. Yang namanya instan tidak lebih baik dari yang normal. Mie yang disajikan dengan ramuan tertentu tentu akan lebih enak dibanding mie instan. Tapi tetep aja deng, saya mah lebih sering makan mie instan. Soalnya kalau mie mah dimakannya kalau lagi kepepet aja.

Sekarang ini saya pengen ngasih tau kalau pendapatan google adsense saya akhirnya nyampe $10. Waw, amazing and so hot. Kenapa saya bangga dengan hal tersebut? Karena kalau pendapatan google adsense sudah nyampe segitu, google akan ngirim surat cinta untuk kita. Hahaha, boong deng. Google cuma ngasih surat yang isinya Personal Identification Number alias PIN. Nah, sekarang ini saya sedang deg-degan nunggu surat itu. Nyampe gak ya… Soalnya yang saya baca dari sebuah forum, surat itu tuh nyampenya ada yang lama sampe berminggu-minggu. Maklum, dari Amerika dan nampaknya saya gak begitu penting untuk diprioritaskan.

Perlu diketahui, dapet $10 tuh bukan secara instan, tapi setelah melalui dimensi waktu yang cukup lama. Coba lihat tulisanku terdahulu tentang adsense. Lihat deh tahunnya. Berapa tahun tuh sampe sekarang. Tapi, ya nikmatin aja. Jangan dijadikan pegangan hidup utama, tapi tidak boleh disia-siakan juga.

Nah, pelajaran yang saya dapet dan mungkin bisa berguna bagi pengunjung adalah…
untuk dapet uang dari internet jangan langsung mikirin bagaimana caranya. Yang penting, kalau niat dapet uangnya dari semacam google adsense, buat konten sebermanfaat mungkin. Sajikan informasi yang dapat membantu bagi siapa pun. Karena dengan konten yang menarik dan bermanfaat, Insya Allah blog kamu akan banyak pengunjungnya.

Sekian curhat dari saya kali ini. Mohon maaf apabila kurang berkenan. Segala bentuk sumbangan akan saya terima dengan senang hati. APA? Emang ada yang mau nyumbang? GR kaleeee.

Posted in Internet | 4 Comments

Pentingnya Investasi di Bidang Pendidikan

Di Indonesia, pendidikan adalah sektor yang cukup penting untuk membangun karakter bangsa. Karena pendidikan merupakan media untuk menyampaikan nilai-nilai yang baik agar generasi muda bisa menjadi pelurus bagi generasi sebelumnya. Setiap tahunnya, pendidikan sering diperbincangkan terutama dalam hal evaluasi berupa ujian nasional yang sebentar lagi akan dilaksanakan oleh siswa-siswa kelas akhir tiap jenjangnya. Setiap periode kepemimpinan di Indonesia, anggaran di bidang pendidikan adalah yang paling menonjol dan diketahui oleh khalayak. Kalau ditanya berapa persen pemerintah menyiapkan anggaran untuk pendidikan, pasti sebagian besar rakyat Indonesia mengetahui angka 20%.

Namun, pentingnya pendidikan tersebut tidak begitu terlihat dari praktik pendidikan di negara ini. Pentingnya pendidikan rasanya masih sebatas pendapat yang dilontarkan oleh kalangan berpengaruh saja untuk membangun citra bahwa mereka peduli terhadap pendidikan. Potret pendidikan di negara ini tidak bisa hanya diwakili oleh beberapa sekolah dan beberapa siswa saja. Memang, tercatat bahwa beberapa sekolah saat ini menuju standar internasional. Beberapa siswa melenggang di dunia internasional memenangkan kompetisi olimpiade fisika. Tapi sangat ironis dengan fakta bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada pada level 0,617 pada tahun 2011 dengan posisi peringkat pada nomor 124 dari 187 negara di dunia.

sumber: http://www.lensaindonesia.com/2011/11/14/sekolah-rusak-di-surabaya-dapat-alokasi-rp-300-miliar.html

Salah satu bentuk kepedulian negara terhadap pendidikan bisa dilihat dari bangunan tempat pelaksanaan pendidikan. Nampaknya anggaran yang besar saja tidak begitu berarti tanpa pengelolaan dan pengawasan yang baik. Perhatikan saja bangunan sekolah di samping. Bagaimana pembelajaran bisa berlangsung baik kalau tempatnya saja tidak membuat nyaman. Pembelajaran yang tidak berjalan baik menyebabkan proses pendidikan pun tidak berlangsung baik. Ini seharusnya menjadi PR bagi pemerintah bagaimana mengelola investasi di bidang pendidikan dengan baik dan terstruktur. Tidak hanya gedung DPR\MPR saja yang diperhatikan. Perhatikanlah bangunan yang sifatnya penting.

http://berita.plasa.msn.com/photoviewer.aspx?cp-documentid=5785515

Pendidikan akan dinikmati oleh seluruh kalangan bangsa Indonesia bila akses menuju tempat pendidikan mudah dijangkau. Tidak seperti gambar di samping. Pada gambar di samping tampak bahwa siswa-siswa sekolah begitu semangat berangkat menuju sekolah walaupun jembatan yang menjadi salah satu jalan ke sekolah tidak berfungsi dengan baik. Keadaan pada gambar ini sangat kontradiktif dengan digulirkannya anggaran milyaran rupiah hanya untuk merenovasi toilet dan tempat parkir motor di gedung DPR.

http://www.tribunnews.com/2012/03/02/kejagung-periksa-kaitan-dhana-widyatmika-dan-gayus-tambunan

Pendidikan merupakan sebuah proses memanusiakan manusia. Namanya proses pasti berakhir dengan produk. Sudah banyak produk pendidikan di Indonesia yang profesional di bidangnya. Mereka bekerja di dalam negeri dan luar negeri. Tidak sedikit kita mendengar banyak warga negara Indonesia yang ditarik untuk bekerja di luar negeri dan sukses di sana. Beragam jenis tempat pendidikan di Indonesia ini. Ada yang negeri, swasta, bahkan ada yang dikelola pihak asing. Ada yang berorientasi pada wirausaha, ada pula yang ikatan dinas. Sangat mengejutkan ketika ada berita yang menyebutkan bahwa di Indonesia banyak terjadi kasus korupsi. Tidak hanya di kalangan eksekutif, korupsi sudah merambah ke kalangan legislatif. Tidak hanya pimpinan yang melakukan korupsi, karyawan pun ikut-ikutan melakukan kegiatan haram ini. Tentu sudah pada tahu kedua orang pada foto di atas. Keduanya merupakan karyawan dari dinas perpajakan dan merupakan produk pendidikan Indonesia yang berupa ikatan dinas.

Sebagai bagian dari bangsa Indonesia kita harus tetap berusaha membangung bangsa ini agar lebih baik lagi. Kepedulian kita terhadap kemajuan bangsa bisa diperlihatkan salah satunya dengan peduli terhadap pendidikan. Orang tua pelu kritis apabila mendapati anaknya tidak mendapatkan haknya dalam pendidikan. Tidak perlu menyumbang terlalu besar untuk ikut serta membangun pendidikan di Indonesia. Hal kecil yang dapat dilakukan adalah pendidikan di dalam keluarga. Karena pendidikan keluarga akan memberikan pondasi yang kuat untuk pendidikan bangsa.

Sumber:

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/11/27/lva76o-rendah-indeks-manusia-indonesia-hanya-di-peringkat-124-dunia

Posted in Catatan | 5 Comments

Hari Ini Tiga Tahun yang Lalu

Empat belas Maret merupakan salah satu tanggal yang cukup penting bagi saya. Tiga tahun lalu pada tanggal ini, Bapa saya meninggal dunia. Kejadian itu cukup membuat saya down dan hilang kebanggaan atas diri saya. Karena selama ini, Bapa lah yang selalu bangga kepada saya dan membuat saya merasa bangga pada diri sendiri. Saya yakin ada rencana indah dari Allah dengan kejadian tersebut. Ya Allah, lapangkanlah kubur Bapaku, buat nyaman beliau, terima amal ibadahnya, dan ampuni seluruh dosanya. Amin. Sebagai seorang manusia yang merupakan makhluk Allah, saya hanya bisa berusaha ikhlas. Semuanya sudah diatur dengan sangat baik oleh-Nya.

Hari ini ada dua kejadian penting lagi yaitu ulang tahun persib dan hari pi. Kenapa hari ini disebut sebagai hari pi? Sistem penulisan tanggal secara internasional biasanya didahului dengan menuliskan bulan, kemudian tanggal. Tanggal 14 Maret ini dapat ditulis sebagai 3,14 dan nilai ini dekat dengan nilai pi.

Posted in Catatan | Leave a comment

Ngobrolin S*X

Apa yang terpikir ketika mendengar kata sex?
Darah mengalir deras, jantung berdegup kencang, muka memerah, dan sebagainya. Hahaha, lebay.
Atau bahkan malu-malu, ingin menghentikan pembicaraan, merasa berdosa.
Macem-macem.
Kamu sendiri gimana kalo lagi ngobrol dg teman-teman, tiba-tiba mengalih ke topik sex?

Sex bukan lagi merupakan hal yang tabu.

Kalimat yang sering kita dengar baru-baru ini. Memang dulunya membicarakan hal tersebut termasuk tabu. Apa sih tabu? Kata Mas Wikipedia, tabu itu adalah suatu pelarangan sosial yang kuat terhadap kata, benda, tindakan, atau orang yang dianggap tidak diinginkan oleh suatu kelompok, budaya, atau masyarakat. Sekarang jaman semakin terbuka, banyak yang menyajikan konten tentang sex yang bisa diakses oleh anak kecil sekali pun.

Membicarakan sex bukan berarti membicarakan apa yang hanya boleh dilakukan oleh pasutri. Istilah sex sekarang ini sudah meluas. Oleh karenanya, muncul istilah “pendidikan sex”. Lho, kok pendidikan yang begitu mulia didampingkan dengan kata sex yang sepertinya “jorok”. Tidak serta-merta orang memberi nama, pasti ada sesuatu (kata Syahrini) makna dibaliknya. Sex, sebaiknya sudah diketahui oleh anak kecil yang mulai penasaran dengan asalnya, bagaimana dia mempunyai dua orang tua, bagaimana dia bisa mempunyai adik, bagaimana dia berbeda dengan teman lawan jenisnya, dan sebagainya. Pendidikan di sini paling penting diberikan oleh orang tua. Karena orang tua merupakan orang terdekat anak. Dengan kedekatan tersebut, orang tua bisa berusaha agar anak menaruh kepercayaannya.

Pendidikan sex tidak serta-merta diberikan sekaligus. Namanya pendidikan, tentunya harus diberikan sesuai kapasitas dan usia orang yang dididik. Bagi anak-anak yang belum remaja, mereka cukup tahu bahwa mereka berbeda dengan lawan jenis mereka dan mengajarkan untuk saling menghormati sesama jenis dan lawan jenis. Dengan pengetahuan tersebut, sedikitnya anak tidak bingung kenapa ayah dan ibunya berbeda.

Mulai memasuki masa pubertas, anak mulai diajarkan bagaimana merawat tubuh mereka yang mulai berbeda dari masa anak-anak. Pada masa pubertas, mulai tumbuh rambut-rambut halus di bagian tertentu. Sampaikan bahwa itu alami dan bila sudah mengganggu perlu untuk dicukur. Pada masa pubertas, remaja sering mengalami hal-hal yang aneh dalam hidupnya. Tumbuh jerawat, bau badan, dan hal ini diiringi dengan rasa ketertarikan terhadap lawan jenis. Sementara dia tertarik terhadap lawan jenis dan ingin diperhatikan serta terlihat bagus di depan orang yang disukainya, dia mengalami masalah penampilan karena berjerawat dan bau badan. Nah, orang tua tidak perlu kaget kalau anaknya ternyata tiba-tiba minta dibelikan parfum, mulai cuci muka menggunakan sabun cuci muka, ingin tampil rapi dan menarik, dan sebagainya. Di sini peran orang tua kembali memberikan pendidikan tentang bagaimana perasaan suka terhadap lawan jenis mulai muncul, bagaimana menggunakan produk untuk kebersihan dan penampilan. Tidak lantas orang tua curiga lalu melarang anaknya berteman dengan si ini dan si itu. Perasaan suka terhadap lawan jenis adalah normal, tapi untuk usia pubertas sebaiknya perasaan itu jangan sampai memperbudak anak. Sampaikan kepada anak bahwa pada masa itu banyak yang bisa dilakukan seperti berteman dengan orang sebanyak-banyaknya atau membentuk komunitas. Ingatkan juga agar tugas utamanya sebagai pelajar tidak terabaikan.

Posted in Belajar | Leave a comment

Belajar Jangan Hanya dengan Guru

Waktu saya sekolah di kelas X dulu, pelajaran yang paling saya sukai adalah pelajaran fisika. Awalnya bukan karena saya “pintar” dalam memahami fisika. Bukan pula saya bisa menghapal banyak rumus dalam waktu sekejap. Tapi karena saya suka gurunya ketika mengajar. Kocak, nyantai, menguasai materi, dan sebagainya. Dengan begitu, saya termotivasi untuk belajar fisika waktu itu. Berusaha memahami materi yang diberikan, bahkan saya pelajari kembali di rumah materi yang sudah diajarkan atau pun materi yang akan diajarkan. Cukup menyenangkan suasana belajar saya waktu itu.

Saya yakin, beberapa diantara pembaca sebagian besar suka pelajaran karena faktor gurunya terlebih dahulu. Karena kesukaannya pada guru tertentu, beberapa siswa menggantungkan sumber belajarnya dari penjelasan guru di kelas. Satu keuntungan cara belajar seperti itu kalau guru menyampaikan materi pelajaran secara detil. Beda guru, beda gaya mengajar. Ada guru yang kalau menyampaikan materi pelajaran hanya dengan menyampaikan inti dari materi saja, sehingga siswa harus mempelajari lebih dalam lagi agar paham lebih dalam materi pelajaran. Mungkin saja tujuan dari guru ini agar siswa mempunyai motivasi belajar tidak hanya di kelas, tapi juga di rumah dan di tempat lainnya. Karena sesungguhnya pengetahuan akan tergali lebih dalam dengan membaca dan belajar sendiri.

Posted in Belajar | Leave a comment