Kelas XII SMA adalah waktu dimana saya dulu merasakan perjuangan yang dahsyat (agak berlebihan). Selesai menempuh Ujian Nasional, ada hal yang harus dipersiapkan lebih matang lagi karena menyangkut masa depan. Yupz, SNMPTN {Saringan Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri}(dulu waktu jaman saya masih SPMB {Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru}). Tes jenis ini masih menjadi pilihan favorit bagi pemburu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Salah satu alasannya mungkin bagi beberapa orang termasuk saya adalah biaya ketika kuliah bagi yang masuk melalui SNMPTN lebih murah dibanding dengan mahasiswa yang masuk melalui jalur lain.
Pintar saja belum cukup untuk lulus SNMPTN. Perlu strategi agar dapat memasuki PTN favorit melalui SNMPTN. Salah satunya adalah bagaimana menyelesaikan soal-soal secara cepat dan benar. Tipe pilihan pada soal SNMPTN tidak semuanya berbentuk pilihan jamak (A, B, C, D, dan E), tapi ada juga soal yang berbentuk sebab-akibat dan soal pilihan 1, 2, 3, dan 4. Untuk bentuk soal yang terakhir ini ada tips agar penyelesaiannya menjadi lebih cepat.
Berikut ini saya kutip petunjuk untuk tipe soal yang jawabannya berbentuk pilihan 1, 2, 3, dan 4.
Jika soal berbentuk pilihan 1, 2, 3, dan 4 maka pilihlah:
(A) Jika pernyataan 1, 2, dan 3 benar
(B) Jika pernyataan 1 dan 3 benar
(C) Jika pernyataan 2 dan 4 benar
(D) Jika pernyataan 4 saja yang benar
(E) Jika semua pernyataan benar
Langkah terpendek untuk menjawabnya adalah sebagai berikut:
- Cek kebenaran untuk pernyataan 4. Jika ini benar berarti kemungkinan pilihannya (C), (D), atau (E). Namun apabila pernyataan 4 salah, kemungkinan pilihannya adalah (A) atau (B). Untuk itu, lanjutkan dengan mengecek kebenaran pernyataan 2.
- Cek kebenaran pernyataan 2. Apabila pernyataan 4 dan 2 benar, maka kemungkinan pilihannya (C) atau (E). Apabila pernyataan 4 benar sedangkan pernyataan 2 salah, sudah pasti pilihannya adalah (D). Apabila 4 salah sedangkan 2 benar, kemungkinan jawabannya adalah (A) atau (B). Apabila pernyataan 4 dan 2 keduanya salah, maka sudah pasti jawabannya (B). Masih perlu cek sekali lagi pernyataan 1 atau 3 (salah satu saja).
- Cek pernyataan 1 atau 3 (salah satu saja). Apabila 4, 2, (1 atau 3) benar, maka sudah pasti pilihannya (E). Apabila 4 benar, 2 benar, (1 atau 3) salah, sudah pasti jawabannya (C). Apabila 4 salah, 2 benar, (1 atau 3) benar, sudah pasti jawabannya (A).
Mungkin bagi Kamu yang kreatif, ada cara yang lebih sederhana lagi. Boleh dishare di sini kalau Kamu punya cara lain.
Lagi-lagi ketipu sama PKL yang nongkrong di trotoar. Sekarang kejadiannya di depan pasar baru. Saya waktu itu lagi nemenin ortu pacar saya. Sementara pacar saya dan temennya belanja di pasar baru, Bapaknya mau jajan soto di tempat sekitar pasar baru. Ternyata beliau pernah jalan2 ke Bandung dan pernah makan soto di sana. Katanya soto di sana enak. Saya temenin tuh, tapi ternyata tempatnya dah tutup.
Sekarang urusan kehidupan sehari-hari bisa dilakukan dalam dua dunia. Dunia nyata dan dunia maya. Mau ngobrol, selain ketemu langsung bisa lewat chatting. Mau bikin album, tanpa repot2 ngeprint, bisa pake facebook. Mau baca-baca, tanpa harus beli koran/majalah/buku, bisa baca lewat e-book. Masih banyak lagi urusan lain yang bisa di-online-kan. Pembelajaran pun kini tidak hanya bisa dilakukan melalui tatap muka, tapi juga bisa melalui website, aplikasi interaktif, youtube, dan sebagainya. Sebagai contoh, salah satu website yang bisa dijadikan sumber pembelajaran adalah 

